PPDB

PENDIDIKAN..... SDN1KARANGSENTUL......BERILMU, BERKUALITAS, BERLANDASKAN IMAN ----------:SDN1Karangsentul.com......Informasi Pengetahuan Populer,dan Edukatif

X

...

Jumat, 08 Desember 2023

Kisah Menyayat Hati di Balik Siswa SMA asal Ciputat Jalan Kaki Pulang-Pergi Tiap Hari Sekolah ke Depok


Ternyata ada kisah menyayat hati di balik sosok Vicky, siswa SMA asal Ciputat Tangerang Selatan yang jalan kaki pulang pergi setiap hari ke sekolah di Depok.

Vicky viral setelah videonya viral di media sosial. Saat itu ia pingsan karena kelelahan usia berjalan dari Ciputat, Tangsel, ke Depok.
Jalan kaki sejauh kurang lebih 16 kilometer itu dilakukan Vicky setiap hari pulang-pergi karena sekolahnya di sebuah SMA di Depok.

Vicky diketahui bersekolah di sebuah SMA di Bojongsari, Kota Depok, Jawa Barat. Sedangkan rumahnya ada di Ciputat, Kota Tangerang Selatan, Banten.
Hal itu sudah dilakukan Vicky sejak 2 tahun terakhir.
Sebelumnya, sekitar setahun saat ia masih duduk di kelas 1 SMA Vicky masih naik angkutan umum.
Namun karena ketiadaan biaya, ia terpaksa berjalan kaki 16 kilometer setiap harinya.
Awal mula
Dalam video yang viral, dijelaskan saat itu Vicky terjatuh di trotoar jalan. Dia sempat pingsan.
Beruntung ia ditolong seorang penjual minuman yang memberinya segelas teh hangat.
Seorang netizen pun langsung merekam dan mengunggahnya di media sosial sampai akhirnya menjadi viral.
Kejadian siswa SMA asal Ciputat itu pingsan pada Rabu 17 Mei 2023 sore.
Siswa berseragam SMA dan mengenakan sweter itu duduk di trotoar jalan di depan Mc Donald’s Pondok Cabe, Jalan RE Martadinata, Pamulang, Tangsel.
Saat ia ditanya tentang keadaannya dan mengaku pusing di bagian kepalanya hingga tiba-tiba terjatuh.
“Kenapa dek?” tanya pria dalam video.
“Pusing Bang?” jawab remaja yang mengaku bernama Vicky ini.
Viky disebutkan sekolah SMA di Bojongsari Lama, Kota Depok, kelas 3.
Disebutkan juga, ia hendak pulang menuju rumahnya di kawasan Ciputat. Tepatnya, di dekat Tiptop.
Viky dalam penuturannya, menempuh perjalanan dari rumah ke sekolah dengan jalan kaki setiap hari sudah hampir dua tahun.
Viky disebutkan tidak memiliki ongkos dan terkadang jarang untuk sarapan saat pergi sekolah.
"Jadi dari kapan jalan kaki gini sekolah?" tanya pria pada Viky dalam video.
"Udah dua tahun," jawab Viky.

Ayah Stroke
Dari video viral itu akhirnya terungkap bahwa Vicky sebelumnya berangkat dan pulang sekolah dengan naik angkutan umum.
Akan tetapi karena ketiadaan biaya, ia terpaksa berjalan kaki pulang-pergi sekolah setiap hari dari Ciputat, Tangsel, ke Depok, Jawa Barat.
Ketiadaan biaya yang dialami Vicky itu terjadi setelah ayahnya mengalami stroke.
Usaha berjualan ikan hias yang selama ini dilakoni sang ayah pun terpaksa dihentikan karena dipakai untuk biaya berobat.
Sejak saat itu, perekonomian keluarga Vicky mengalami kejatuhan sampai tak memiliki uang sama sekali.
Sebagai anak tertua dari 3 bersaudara, Vicky merasa memiliki tanggung jawab besar.
Apalagi ayahnya selama ini jadi satu-satunya tulang punggung keluarga pun sudah tak lagi bisa bekerja.
Karena itu, Vicky terpaksa mencari penghasilan dengan cara apapu. Salah satunya memutuskan menjadi juru parkir.
Penghasilan yang didapat Vicky sebagai juru parkir pun tak seberapa.
Per shift, Viscky hanya bisa mendapat sekitar Rp10 ribu sampai Rp15 ribu saja.
Semua uang hasil dari juru parkir itu tidak dipakai Vicky sama sekali. Semua diberikan kepada orang tuanya untuk berbelanja kebutuhan sehari=hari.
Vicky juga tidak bisa setiap hari bekerja sebagai tukang parkir. Melainkan hanya 3 hari setiap minggunya.

Tidak pernah bolos

Karena ketiadaan biaya pula Vicky tidak bisa mengambil ijazah SMA yang sangat dibutuhkannya.
Sebab tidak lama lagi, ia lulus sekolah. Sementara untuk bisa melamar pekerjaan harus memiliki ijazah.
Ijazah itu sebenarnya sudah dibagikan. Hanya saja karena tak memiliki uang sama sekali, ia tak bisa menebusnya.
Selain harus menebus ijazah, Vicky juga masih harus melunasi uang ujian yang juga masih belum terbayarkan.
Semua biaya itu nunggak dan belum bisa dibayar.
Bukan saja uang ujian dan ijazah, Vicky juga belum membayar SPP bulanan.
"Nunggak, gak bisa ambil ijazah. Nanti mau minjem temen duit Rp 5 jutaan buat bayar uang ulangan 2 bulan, ujian, SPP juga," ungkap Vicky.
Meski harus berjalan setiap hari sejauh 16 kilometer, tapi Vicky tidak pernah membolos sekolah.
Vicky memiliki tekad besar cepat lulus dan bekerja untuk membiayai keluarganya.



sumber : https://www.pojoksatu.id/nasional/1081760413/kisah-menyayat-hati-di-balik-siswa-sma-asal-ciputat-jalan-kaki-pulangpergi-tiap-hari-sekolah-ke-depok

Tidak ada komentar: