PPDB

PENDIDIKAN..... SDN1KARANGSENTUL......BERILMU, BERKUALITAS, BERLANDASKAN IMAN ----------:SDN1Karangsentul.com......Informasi Pengetahuan Populer,dan Edukatif

X

...

Kamis, 17 Februari 2022

Menyayat Hati, Kisah Ibu Tua yang Tiap Hari Antar Makanan untuk Anaknya

 

Menyayat Hati, Kisah Ibu Tua yang Tiap Hari Antar Makanan untuk Anaknya


Setiap orang tua rela melakukan berbagai cara untuk melihat dan membuat buah hatinya bahagia. Hal tersebut pun dilakukan seorang ibu dari Singapura. Namun, di balik kasih sayangnya yang besar terhadap putrinya, ada kisah menyentuh yang menyayat hati.

Ibu tua itu tidak pernah disambut hangat oleh sang anak. Meski begitu, ibu itu tak pernah patah semangat apalagi putus asa untuk terus melakukan hal itu sedikitnya selama tiga tahun terakhir.

Zao Bao, seorang yang mengisahkan kehidupan si ibu mengungkapkan bahwa si ibu biasa datang ke hunian anaknya di lantai 7 setiap hari pada pukul 4 sore dan pergi pukul 6 sore. Ibu itu akan mengetuk pintu rumah anaknya dan akan menunggu sang anak membuka pintunya. Meski harus menunggu sedikitnya selama dua jam setiap harinya hingga sang anak membuka pintu, ibu itu tak pernah mengeluh.

Tak hanya menunggu dalam waktu lama, setiap hari ibu itu rupanya juga harus naik kendaraan yang jaraknya cukup jauh dan memakan waktu hingga satu jam lamanya. Perjuangan yang dilakukan ibu itu tentu bukan tanpa alasan. Ini dilakukannya demi bisa bertemu buah hatinya dan memastikan ia baik-baik saja. Ibu itu tak ingin sang buah hati kelaparan karena ia tidak mengirim makanan ke rumahnya.

Seorang tetangga si anak yang tidak mau disebutkan namanya mengatakan bahwa anak ibu itu menjadi pribadi yang pendiam dan tak mau keluar rumah semenjak suaminya meninggal dunia. Anak itu merupakan seorang janda yang telah berusia 40 tahunan dan tinggal sendiri di rumahnya. Emosinya berubah drastis semenjak kematian sang suami.


Mengetahui kondisi anaknya yang seperti itu, ibu itu pun akan berusaha mendatanginya setiap hari dan membawakan makanan untuknya.

"Sejak suaminya meninggal, dia tidak mau lagi meninggalkan rumah sendirian. Jika aku tidak datang, bagaimana dia mau keluar untuk mencari makan? Aku begitu menyayanginya," ungkap ibu tua kepada Zao Bao.

Kisah ibu yang begitu menyayangi buah hatinya ini sontak saja membuat warganet tersentuh. Apa yang dilakukannya membuat banyak warganet bangga sekaligus simpati kepadanya.



Reporter:
Rohmitriasih
Sumber: Vemale.com
https://www.liputan6.com/citizen6/read/3333680/menyayat-hati-kisah-ibu-tua-yang-tiap-hari-antar-makanan-untuk-anaknya

Kisah Anak Miskin yang Pilih Berhenti Sekolah Demi Merawat Ayah

Betapa kemiskinan mampu merenggut impian banyak anak muda tentang kebahagiaan di masa depan. Kemiskinan memaksa para belia menyingkirkan pendidikan dan mulai mencari penghasilan. Meskipun mengerti pentingnya pendidikan, namun apa bisa buat jika keuangan tak mendukung. Sebab sekolah mampu menyedot uang yang banyak, maka merupakan pilihan realistis jika mengutamakan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Hal ini memang menyedihkan, namun merupakan realitas yang mana banyak yang mengalaminya dewasa ini.

Dalam sebuah video berjudul Last Day of School dikisahkan perjalanan nyata kehidupan seorang siswi tingkat akhir sekolah menengah atas. Sang gadis bernama Siew Fang, merupakan seorang dengan banyak peran, sebagai anak perempuan, selaku ibu bagi adik-adiknya, sosok perawat bagi ayahnya, dan juga seorang siswi. Fang sejak kecil telah terlatih mengutamakan keluarga di atas segalanya.

Sejak sang ibu wafat, Fang mengambil tanggung jawab di rumah merawat sang ayah yang memiliki keterbatasan fisik. Dia memasak, mencuci pakaian, serta memastikan segala kebutuhan keluarga terpenuhi. Di samping itu, Fang merelakan berlelah diri bekerja di toko kue sepulang sekolah. Dia selalu tepat waktu menjemput adik-adik sepulang dia bekerja.

Di antara kesibukan itu, dia tak lupa menyempatkan menyentuh buku-buku pelajaran setiap larut malam setelah semua pekerjaan rumah tangga diselesaikan. Sang ayah tentu saja senang dan bangga melihat putri sulungnya itu, seperti yang pernah dikatakan mendiang sang ibu bahwa Fang adalah gadis yang berbeda dengan sepantarannya.

ANDA MUNGKIN MENYUKAI INI
Sejauh ini Fang terbukti mampu menundukkan kerasnya keadaan yang dihadapi. Dia telah tumbuh menjadi perempuan pekerja keras yang penuh tanggung jawab. Tentang studinya, dia pun mampu memenangkannya. Namun, ujian berikutnya yang hadir benar-benar menyentaknya. Dia disikapi rajukan oleh sang ayah terkait hasil tes masuk perguruan tinggi. Adegan-adegan video di bagian ini, Fang tertempa untuk menjadi semakin dewasa menghadapi sikap sang ayah yang justru tampak bak kanak-kanak.
Demo Video

Fang punya pertimbangan lain dan mengambil keputusan yang mengejutkan terkait kelanjutan studinya, hal ini pulalah yang menyebabkan sang ayah merajuk. Apakah keputusan yang diambil Fang tersebut?

Saksikan dalam video berikut ini.

Fang memraktikkan sikap kedewasaan tentang kesadaran mengambil tanggung jawab. Setiap orang punya lahan pengorbanan masing-masing. Kehidupan yang dijalani ini bukan melulu tentang diri sendiri. Fang mengajari kita untuk tak lelah memberi.


https://www.brilio.net/news/kisah-anak-miskin-yang-pilih-berhenti-sekolah-demi-merawat-ayah-1510065.html