PPDB

PENDIDIKAN..... SDN1KARANGSENTUL......BERILMU, BERKUALITAS, BERLANDASKAN IMAN ----------:SDN1Karangsentul.com......Informasi Pengetahuan Populer,dan Edukatif

X

...

Minggu, 02 Mei 2021

SELAYANG PANDANG HARDIKNAS 2021 DI SDN 1 KARANGSENTUL

SENANGNYA DAPAT HADIAH
 

WOW KEREN


SANTUY.......






Hari Pendidikan Nasional 2021 adalah Penghormatan untuk Ki Hadjar Dewantara


Posted By Antony Putu May 1, 2021

Artikel ini akan membahas tentang Peringatan Hari Pendidikan Nasional 2021 (HARDIKNAS 2021). Kalian akan mendapatkan informasi yang dijamin lengkap deh, mulai dari sejarah, tema, logo, makna, arti, contoh puisi dan pidato serta informasi upacara yang akan diadakan secara daring di tanggal 2 Mei 2021 nanti.

Hari Pendidikan Nasional atau disingkat HARDIKNAS adalah hari nasional yang ditetapkan oleh pemerintah Indonesia untuk memperingati kelahiran Ki Hadjar Dewantara, tokoh pelopor pendidikan di Indonesia.

Ki Hadjar Dewantara juga merupakan pendiri dari lembaga pendidikan Taman Siswa, yang mana hal ini diperingati pada 2 Mei setiap tahunnya.

Mengapa 2 Mei Diperingati Sebagai Hari Pendidikan Nasional?

Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) diperingati setiap tanggal 2 Mei, bertepatan dengan hari ulang tahun Ki Hadjar Dewantara, pahlawan nasional yang dihormati sebagai bapak pendidikan nasional di Indonesia.
Hari Pendidikan Nasional 2 Mei 2021
Sejarah Singkat Hari Pendidikan Nasional

Meskipun Hardiknas bukan hari libur nasional, tapi perayaan ini dirayakan secara luas di Indonesia. Perayaannya biasanya ditandai dengan pelaksanaan upacara bendera di sekolah-sekolah dan perguruan tinggi, dari tingkat kecamatan hingga pusat, disertai dengan penyampaian pidato bertema pendidikan oleh pejabat terkait.

Seperti yang sudah disebutkan di atas, Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) diperingati setiap tanggal 2 Mei, yakni bertepatan dengan hari ulang tahun Ki Hadjar Dewantara. Beliau adalah pahlawan nasional di indonesia yang dihormati sebagai Bapak Pendidikan Nasional di Indonesia.

Ki Hadjar Dewantara berperan penting dalam kemajuan pendidikan di Indonesia. Ia mendirikan Perguruan Taman Siswa yang menjadi tempat bagi penduduk pribumi biasa untuk dapat menikmati pendidikan yang sama dengan orang-orang dari kasta yang lebih tinggi. Hal ini karena pada masa penjajahan Belanda, pendidikan adalah hal yang sangat langka dan hanya untuk orang terpandang (keluarga priyayi) dan orang asli Belanda yang diperbolehkan untuk mendapatkan pendidikan.

Beliau juga terkenal dengan tulisannya yang menyebabkan beliau sering terlibat dalam masalah dengan Belanda. Hal ini karena tulisan-tulisannya yang tajam yang ditujukan untuk mengkritik pihak Belanda. Tulisannya yang terkenal adalah Als Ik Eens Nederlander Was yang berarti Seandainya Saya Orang Belanda. Beliau pun akhirnya diasingkan ke Pulau Bangka oleh pihak Belanda.
Tema Hari Pendidikan Nasional

Untuk kamu nih yang belum tau, peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2 Mei 2021 ini bertemakan “Serentak Bergerak, Wujudkan Merdeka Belajar”.

Nah, tema ini disebutkan dalam laman website Kemdikbud dan ini disampaikan oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Anwar Makarim menyampaikan cara merayakan Hardiknas di tengah pandemi Covid-19 melalui surat edaran Nomor 27664/MPK.A/TU.02.03/2021.
Makna Logo Hari Pendidikan Nasional
Logo Hardiknas Hari Pendidikan Nasional 2021

Logo Hardiknas 2021 ini kurang lebih sama dengan tahun 2020 lalu. Logo ini terbentuk dari tiga elemen, yaitu bintang, keceriaan, dan pena.

Logo ini juga selaras dengan cita-cita Bapak Pendidikan Indonesia, Ki Hajar Dewantara. Hari Pendidikan Nasional, 2 Mei juga diperingati sebagai hari kelahiran Ki Hadjar Dewantara,lho.

Apa saja makna dari ketiga elemen tersebut?
1. Bintang,

– Bintang menggambarkan semangat Hardiknas untuk melahirkan generasi Indonesia yang unggul, cerdas, dan berkarakter. Dengan garis luwes menggambarkan semangat adaptif dan tangguh menghadapi perubahan zaman yang kian dinamis.
2. Keceriaan

– Keceriaan yang ada pada logo Hari Pendidikan Nasional ini menggambarkan suatu suasana pendidikan Indonesia yang sangat menggembirakan, gotong royong, serta partisipasi publik dalam memperingati Hardiknas 2021 ini.
3. Pena

– Pena menggambarkan proses pendidikan sebagai proses penciptaan karya yang memerlukan perpaduan holistik antara kemampuan intelektual, emosional, dan spiritual.

Untuk kamu yang mau mendownload logonya, mungkin bisa kamu jadikan Profil Picture di media sosial kamu, atau mungkin WhatsApp biar kamu kalo ngeshare tentang pendidikan di grup keluarga, kan lebih berfaedah tuh, kamu bisa download Logo Hardiknas 2021 DISINI.
Sejarah Logo Tut Wuri Handayani

Kamu pasti tau bahwa Hardiknas itu identik dengan logo Tut Wuri Handayani. Untuk kamu yang belum tau, logo ini tuh gak sembarang logo aja. Logo ini tentu punya sejarah tersendiri. Kira-kira kenapa logo ini dipakai?

Nah, logo Tut Wuri Handayani ini digunakan sudah sejak tahun 1977 yang berawal dari sayembara pembuatan logo ini. Pada tanggal 14 Februari 1977 dibentuk panitia sayembara pembuatan lambang departemen ini.

Pada sayembara tersebut memiliki tim juri antara lain, Dr. Soekmono yang merupakan dosen Departemen Seni Rupa ITB, Prof. Drs. HA Sadali dan Drs. Abdulkadir yang merupakan Ketua Sekolah Tinggi Seni Rupa (ASRI) Yogyakarta. Saat itu, terdapat 1.600 logo yang diseleksi namun tak satupun terpilih.

Terdapat 10 logo yang dapat digolongkan sebagai logo terbaik. Dari kesepuluh logo tersebut dimodifikasi menjadi logo tut wuri handayani yang bisa dilihat hingga saat ini. Pada 6 September 1977, logo tut wuri handayani ditetapkan melalui SK Menteri Nomor 0398/M/1977.
Arti Logo Tut Wuri Handayani

Kalau di atas kita sudah bahas sejarah singkat logo Tut Wuri Handayani, kita kali ini bahas artinya. Lagi-lagi ini arti bukan sembarang arti. Tapi makna yang mendalam tersirat dari logo ini.

Dilansir dari halaman website kemendikbud.go.id, kita akan bahas apakah sebenarnya arti dari logo Tut Wuri Handayani ini.
1. Bidang

– Bidang Segi Lima (Biru Muda) menggambarkan alam kehidupan Pancasila.
2. Semboyan

– Semboyan Tut Wuri Handayani digunakan oleh Ki Hajar Dewantara dalam melaksanakan sistem pendidikannya. Pencantuman semboyan ini berarti melengkapi penghargaan dan penghormatan kita terhadap almarhum Ki Hajar Dewantara yang hari lahirnya telah dijadikan Hari Pendidikan Nasional.
3. Belencong

– Belencong Menyala Bermotif Garuda Belencong (menyala) merupakan lampu yang khusus dipergunakan pada pertunjukan wayang kulit. Cahaya belencong membuat pertunjukan menjadi hidup.
4. Burung Garuda

– Burung Garuda(yang menjadi motif belencong) memberikan gambaran sifat dinamis, gagah perkasa, mampu dan berani mandiri mengarungi angkasa luas. Ekor dan sayap garuda digambarkan masing-masing lima, yang berarti: “satu kata dengan perbuatan Pancasilais”.
5. Buku

– Buku merupakan sumber bagi segala ilmu yang dapat bermanfaat bagi kehidupan manusia.
6. Warna


– Warna putih pada ekor dan sayap garuda dan buku berarti suci, bersih tanpa pamrih.
– Warna kuning emas pada nyala api berarti keagungan dan keluhuran pengabdian.
– Warna biru muda pada bidang segi lima berarti pengabdian yang tak kunjung putus dengan memiliki pandangan hidup yang mendalam (pandangan hidup Pancasila).


Ucapan untuk Hari Pendidikan Nasional

Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) adalah hari yang sangat spesial untuk kita semua yang ada di dunia pendidikan. Kita semua tentu punya tujuan yang sama dalam mencerdaskan bangsa ini.

Ada beberapa inspirasi “Ucapan Selamat Hari Pendidikan Nasional” yang bisa kamu gunakan untuk memberikan semangat yang membara kepada kita semua yang mencintai pendidikan.

1. Kamu bisa mengubah dunia dengan pendidikan, karena pendidikan senjata yang mematikan. Selamat Hari Pendidikan Nasional 2021.

2. Kemerdekaan sejati jika seluruh rakyat bisa diraih dengan pendidikan. Derajat suatu bangsa ditentukan kekuatan rakyat yang berpendidikan. Selamat Hari Pendidikan Nasional 2021.

3. Jangan pernah lelah belajar. Karena belajar yang sesungguhnya adalah dalam kehidupan sehari-hari. Selamat Hari Pendidikan Nasional 2021.

4. Belajar tidak mengenal umur. Kejar apa yang ingin kamu pelajari hingga sukses. Pendidikan tidak melulu soal buku pelajaran, tapi juga arti kehidupan. Selamat Hari Pendidikan Nasional 2021.

5. Apalah arti pendidikan tanpa kepekaan terhadap lingkungan sekitar. Tanpa moral yang baik, gelar doktor sekalipun tidak akan berarti. Selamat Hari Pendidikan Nasional 2021! Semoga ilmu yang kita tekuni dapat menuntun menuju kemuliaan.

6. Pandemi belum usai. Tetapi semangat kita belajar tak pernah berhenti. Tetap Semangat dan selalu jaga kesehatan, Kawan. Selamat Hari Pendidikan Nasional.

7. Terima kasih kepada para guruku. Terima kasih kepada orangtuaku. Dari merekalah aku mendapatkan pengalaman, ilmu, dan pengetahuan. Selamat Hari Pendidikan Nasional 2021.

8. Ilmu tanpa diamalkan sama dengan omong kosong, beramal tanpa ilmu sama dengan menyesatkan. Selamat Hari Pendidikan Nasional 2021.

9. Siapa yang ingin merasakan kemakmuran di masa tua, tanamkan semangat belajar hingga sukses. Belajar itu penting karena dengan itu kita bisa mencapai apa yang kita impikan. Selamat Hari Pendidikan Nasional.

10. Selamat Hari Pendidikan Nasional 2021. Mari wujudkan Merdeka Belajar dengan terus bergerak dalam kreativitas dan inovasi.
Puisi untuk Hari Pendidikan Nasional

Buat kamu yang hobi membaca puisi, momen Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) ini bisa kamu jadikan latihan atau mungkin mengikuti lomba membaca puisi, karena biasanya banyak lembaga atau instansi yang mengadakan acara lomba membaca puisi.

Ada beberapa puisi untuk Peringatan Hari Pendidikan kali ini. Puisi ini mungkin bisa kamu pakai di perlombaan.
Puisi 1 Berjudul “Guruku” Karya Mustofa Bisri
Mustofa Bisri. Source: Wikipedia


Ketika aku kecil dan menjadi muridnya
Dialah di mataku orang terbesar dan terpintar
Ketika aku besar dan menjadi pintar
Kulihat dia begitu kecil dan lugu
Aku menghargainya dulu
Karena tak tahu harga guru
Ataukah kini aku tak tahu
Menghargai guru?


Puisi 2 Berjudul “Guru” Karya Kahlil Gibran
Kahlil Gibran. Source: Wikipedia

Barang siapa mau menjadi guru
Biarlah dia memulai mengajar dirinya sendiri
Sebelum mengajar orang lain
Dan biarkan pula dia mengajar dengan teladan
Sebelum mengajar dengan kata-kata


Sebab, mereka yang mengajar dirinya sendiri
Dengan membenarkan perbuatan-perbuatan sendiri
Lebih berhak atas penghormatan dan kemuliaan
Daripada mereka yang hanya mengajar orang lain
Dan membenarkan perbuatan-perbuatan orang lain


Puisi 3 Berjudul “Bintang” Karya Chairil Anwar
Chairil Anwar. Source: Wikipedia

Aku mencintai kelasmu
Kamu membantuku ‘tuk melihat

Bahwa untuk hidup bahagia
Belajar adalah kuncinya

Kamu memahami muridmu
Kamu perhatian dan pandai

Kamu guru terbaik yang pernah ada
Aku tahu itu dari awal kita bertemu

Aku memperhatikan kata-katamu
Kata-kata dari seorang guru sejati
Kamu lebih dari teladan terbaik
Sebagai guru, kamu adalah bintang

Puisi 4 Berjudul “Nasehat-Nasehat Kecil Orang Tua” Karya Taufiq Ismail
Taufik Ismail. Source: Wikipedia

Pada Anaknya Berangkat Dewasa
Jika adalah yang harus kaulakukan
Ialah menyampaikan kebenaran
Jika adalah yang tidak bisa dijual-belikan

Ialah ang bernama keyakinan
Jika adalah yang harus kau tumbangkan
Ialah segala pohon-pohon kezaliman
Jika adalah orang yang harus kauagungkan

Ialah hanya Rasul Tuhan
Jika adalah kesempatan memilih mati
Ialah syahid di jalan Ilahi.

Puisi 5 Berjudul “Dengan Puisi, Aku” Karya Taufiq Ismail
Taufik Ismail. Source: Wikipedia

Dengan puisi akun bernyanyi…
Sampai senja umurku nanti..
Dengan puisi aku bercinta…
Berbaur cakrawala…

Dengan puisi aku mengenang…
Keabadian Yang Akan Datang…
Dengan puisi aku menangis…
Jarum waktu bila kejam mengiris..

Dengan puisi aku mengutuk…
Napas jaman yang busuk…
Dengan puisi aku berdoa…
Perkenankanlah kiranya…



Upacara Hardiknas 2 Mei 2021

Pembahasan Upacara Hardiknas 2 Mei 2021 ini bersumber dari “Surat Edaran dan Pedoman Upacara Peringatan Hari Pendidikan Nasional 2 Mei 2021” dari laman resmi Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan.

Untuk Hardiknas tahun ini, ada upacara yang bisa kamu ikuti dari rumah. Walaupun dalam kondisi pandemi seperti ini, semangat kita untuk mencerdaskan bangsa jangan sampe luntur ya.

Ini detail untuk acara Upacara Peringatan Hari Pendidikan Nasional 2021:

1. Daring/virtual yang dapat diikuti dari rumah/tempat tinggal masing-masing dengan menyaksikan siaran langsung di kanal YouTube Kemendikbud RI pada pukul 08.00 WIB.

2. Luring/tatap muka di kantor Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan pusat dan satuan kerja di daerah, Kantor Kementerian Agama pusat dan satuan kerja di daerah, Kantor Pemerintah Provinsi/Kabupaten/Kota, Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi/Kabupaten/Kota, Kampus Perguruan Tinggi Negeri/Swasta serta satuan pendidikan di seluruh Indonesia yang berada dalam zona hijau dan kuning, serta kantor perwakilan Indonesia di luar negeri serta satuan pendidikan di luar negeri yang wilayahnya ditetapkan pemerintah setempat sebagai zona aman.

3. Pelaksanaan upacara secara luring/tatap muka dilaksanakan secara terbatas, minimalis, serta menerapkan protokol kesehatan dalam upaya pencegahan penyebaran Covid-19 yang telah ditetapkan pemerintah tanpa mengurangi makna, semangat, dan kekhidmatan acara.

Waktu pelaksanaan Upacara Hardiknas 2 Mei 2021


Hari, Tanggal: Minggu, 2 Mei 2021
Pukul: 08.00 waktu setempat



Pakaian yang dikenakan saat upacara Hari Pendidikan Nasional 2021:

Undangan:

1. Pejabat: Pakaian adat tradisional sesuai dengan norma kepantasan
2. Undangan: Pakaian adat tradisional sesuai dengan norma kepantasan

Barisan:

1. Pegawai: Pakaian adat tradisional sesuai dengan norma kepantasan
2. Pendidik: Pakaian adat tradisional sesuai dengan norma kepantasan

Siswa: Pakaian adat tradisional sesuai dengan norma kepantasan Mahasiswa: Pakaian adat tradisional sesuai dengan norma kepantasan Petugas Upacara: Sesuai ketentuan.

Untuk kamu yang belum tau, pelaksanaan upacara bendera wajib menerapkan protokol kesehatan yang ketat, diantaranya:

1. Dilaksanakan di lokasi dengan sirkulasi udara yang baik.

2. Pembatasan jumlah petugas, peserta, dan undangan serta pengaturan jarak (social distancing) pada barisan.

3. Petugas, peserta, dan undangan wajib melakukan pemeriksaan kesehatan dan swab antigen dengan hasil sekurang-kurangnya 1×24 jam sebelum upacara berlangsung.

4. Petugas, peserta, dan undangan wajib menggunakan masker (kain/medis) minimal 2 lapis.

5. Petugas dan peserta upacara berusia maksimal 40 tahun dan diprioritaskan yang sudah divaksinasi sebanyak dua kali, minimal 30 hari sebelum hari pelaksanaan upacara.

6. Pembatasan kegiatan yang menimbulkan kerumunan.

7. Penyediaan fasilitas cuci tangan.

8. Penyediaan lokasi isolasi jika terdapat petugas, peserta, dan undangan yang bergejala Covid-19.

Nah, itulah dia pembahasan lengkap tentang Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2021. Apa makna Hardiknas di mata kalian? Komen di bawah ini ya!


https://www.zenius.net/blog/hari-pendidikan-nasional

Cerita Anak #5: Kisah Peramal dan Raja

Pada jaman dahulu, seorang raja memiliki peramal istana yang bertugas melayani sang Raja. Suatu malam, sang Raja terbangun dari mimpi buruk. Ia pun memerintahkan pengawal untuk memanggil peramal kerajaan.

Si peramal pun datang dengan tergopoh-gopoh. “Hei, peramal. Aku bermimpi semua gigiku tanggal dan merasa sakit saat bangun. Pertanda apakah ini?” tanya sang Raja.

Peramal pun terkejut dan menjawab, “Mohon maaf baginda, sepengetahuan saya gigi yang tanggal merupakan tanda kesialan. Tanggalnya gigi merupakan tanda bahwa anggota keluarga akan meninggal. Jika baginda melihat gigi yang tanggal semua maka seluruh anggota kerajaan akan meninggal dan Anda akan mengalami kesialan.”

Mendengar jawaban ini, sang raja pun murka dan menghukum si peramal dengan hukuman cambuk. Merasa tak puas dengan jawaban peramal, sang Raja mengutus pengawal untuk memanggil peramal lain.

Saat peramal kedua tiba, Raja pun menceritakan mimpinya tentang melihat seluruh giginya yang tanggal. Peramal pun tersenyum mendengar perkataan Raja.

“Menurut ilmu saya, mimpi tersebut berati pertanda baik. Anda akan hidup lebih lama dari seluruh anggota keluarga kerajaan, baginda,” ujar si peramal.

Raja pun merasa puas dengan perkataan si peramal dan menghadiahinya emas sebanyak 5 buah. “Kau memang peramal yang pintar dan dapat dipercaya,” puji sang raja.

Pesan Moral

Pesan moral yang bisa didapat dari cerita anak berjudul peramal dan raja ini adalah mengajarkan anak agar memikirkan matang-matang apa yang ingin dikatakan. Tidak boleh asal berbicara seperti peramal pertama yang mengatakan bahwa raja akan mendapat kesialan.

Nasehatilah anak bahwa dengan memikirkan kalimat yang pantas sebelum berbicara seperti peramal kedua, maka anak bisa terhindar dari kejadian buruk.


https://www.ruangmom.com/cerita-anak-islami.html

Cerita Anak #4: Kisah Tikus dan Singa

Alkisah di sebuah hutan, ada seekor singa yang sedang tidur siang. Tiba-tiba, datang seekor tikus yang berjalan ke arah singa. Ia menaiki singa dan melompat-lompat di atas perutnya hingga singa terbangun.

“Siapa yang berani membangunkan aku, si Raja Hutan?! Aku akan membunuh siapapun yang mengganggu tidurku!” ucap singa dengan marah. Ia pun menemukan tikus dan menggenggamnya dengan kuku yang tajam.

Tikus yang ketakutan pun menjawab, “Maafkan aku, singa. Aku hanya bermain karena bosan. Tolong lepaskan aku maka aku akan menjadi teman baikmu selamanya. Siapa tahu aku bisa membantu menyelamatkan nyawamu.”

Singa pun tertawa kencang sambil berkata, “Kau hewan mungil bagaimana bisa menyelamatkan aku? Tetapi karena kau telah membuatku tertawa aku akan melepasmu.” Singa pun membuka cakarnya dan melepas pergi si tikus kecil.

“Terima kasih, yang mulia Raja Hutan,” ucap tikus kecil lalu segera berlari sejauh mungkin.

Beberapa hari kemudian, ternyata singa terperangkap di jaring pemburu. Ia berusaha keluar tetapi jaring tersebut malah membelitnya. Ia pun marah dan mengaum dengan kencang hingga seluruh hutan mendengarnya, termasuk si tikus kecil.

“Oh, tidak. Singa sahabatku sedang dalam masalah!” Ucap si tikus kecil. Ia pun berlari mencari si singa. Tikus pun berhasil menemukan singa yang terperangkap di jaring pemburu. “Oh, yang mulia. Tenang saja, aku akan menyelamatkanmu segera,” ujarnya.

Si tikus pun mulai menggigit jaring pemburu dengan gigi kecilnya yang tajam hingga singa bisa keluar dengan selamat.

“Aku tidak menyangka hewan sekecil kamu bisa menyelamatkan aku, tikus. Terima kasih telah menyelamatkan nyawaku hari ini,” kata singa dengan terharu.

“Tidak masalah, yang mulia. Sekarang memang giliranku untuk menyelamatkanmu,” jawab tikus dengan riang.

Pesan Moral

Dari cerita anak  berikut, bisa menasehati si kecil untuk berteman tanpa memandang fisiknya, karena setiap orang mempunyai kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Selain itu, si kecil juga dapat belajar betapa pentingnya menepati janji dan bersikap jujur.


https://www.ruangmom.com/cerita-anak-islami.html

Cerita anak #3: Kisah Persahabatan Karena Alloh

Pada suatu hari, ada sang pengembara berangkat untuk mengunjungi saudaranya di perkampungan yang sangat jauh. Pengembara tersebut harus melewati bukit dan gunung untuk sampai ke perkampungan tersebut.

Di perjalanan, ia bertemu dengan malaikat berwujud manusia yang mau menemaninya selama perjalanan.

Sesampainya sang pengembara di perkampungan, malaikat yang berwujud manusia itu bertanya kepada si pengembara, “Mengapa kau mau pergi sejauh ini untuk menemui saudaramu, apakah ia berhutang padamu?”

Sang pengembara pun menjawab, “Tidak, aku mengunjunginya bukan untuk menagih hutang, Aku mengunjunginya karena aku menyayanginya.”

Mendengar jawaban sang pengembara, malaikat pun menjawab, “Aku adalah malaikat Allah yang diperintahkan untuk menemanimu dalam perjalanan, sungguh Allah mencintaimu, karena kamu menyayangi saudaramu.”

Pesan Moral

Pesan moral dari cerita anak islami ini adalah untuk selalu menyayangi saudara kita karena sesungguhnya Alloh mencintai hamba-Nya yang penuh kasih terhadap sesamanya.


https://www.ruangmom.com/cerita-anak-islami.html

Cerita Anak i#2: Kebaikan yang Dihadiahi Mutiara Indah

Alkisah, hiduplah empat orang anak bersama ayah mereka yang sedang sakit. Faiz, sang anak bungsu selalu merawat Ayah mereka yang sedang sakit tersebut dengan tulus dan ikhlas. Sementara tiga anak lainnya tidak mau merawat sang Ayah.

Suatu ketika, sang Ayah meninggal, dan Faiz pun begitu sedih. Saat Faiz sedang bersedih, ketiga saudara Faiz mengambil semua harta warisan Ayahnya dan pergi meninggalkan Faiz seorang diri.

Beberapa tahun, Faiz bermimpi bertemu dengan Ayahnya, di dalam mimpi, sang Ayah menyuruhnya untuk pergi ke suatu tempat untuk mengambil uang sebanyak seratus Dinar.

Faiz pun hanya mengabaikan mimpi tersebut. Namun anehnya, Faiz terus memimpikan hal yang sama selama tiga hari berturut-turut.

Karena terus memimpikan hal yang sama, akhirnya Faiz pergi ke tempat yang disebutkan oleh sang Ayah. Sesampainya di tempat, ia benar-benar menemukan uang seratus Dinar tersebut, namun ia hanya mengambil satu dinar saja, karena ia merasa tidak membutuhkan uang sebanyak itu.

Dengan suka cita, Faiz pun pergi ke pasar untuk membeli dua ekor ikan. Sesampai di rumah, istrinya segera membersihkan ikan-ikan itu.

Betapa terkejutnya istri Faiz saat membelah perut ikan tersebut karena ia menemukan dua buah mutiara yang paling indah di dunia.

Pesan Moral

Dari kisah di atas, bisa menyampaikan kepada si kecil bahwa setiap perbuatan baik akan berbuah baik pula. Tak hanya itu, dalam hidup kita harus selalu bersabar menjalani cobaan apapun, karena Alloh pasti akan memberikan hadiah bagi orang yang berhasil melewatinya.

https://www.ruangmom.com/cerita-anak-islami.html

Cerita anak #1: Nabi Ibrahim dan Api

Nabi Ibrahim adalah nabi yang dilahirkan di tengah-tengah masyarakat jahiliah yang musyrik. Di zaman itu, Raja Namrud (negeri tempat Ibrahim tinggal) mengeluarkan peraturan untuk membunuh setiap bayi laki-laki yang baru lahir. 
Alhasil, sejak kecil Nabi Ibrahim telah diasingkan oleh orang tuanya ke hutan. Seiring berjalannya waktu, Nabi Ibrahim yang cerdas sudah paham bahwa berhala bukanlah Tuhan yang harus disembah. 
Nabi Ibrahim pun memutuskan untuk menghancurkan semua berhala yang ada di wilayah Namrud. Mengetahui berhalanya rusak, 
Raja Namrud geram dan memerintahkan para tentaranya untuk menghukum Nabi Ibrahim dengan cara dibakar hidup-hidup. 
 Ketika Nabi Ibrahim dilempar ke dalam kobaran api, ia berkata, “Allah (Sendiri) sudah cukup bagi kami, dan, Dia adalah yang terbaik dalam segala urusan.” Akhirnya api yang berkobar itu padam, dan Nabi Ibrahim berjalan keluar dari puing-puing pembakaran tanpa luka sedikit pun. 

Pesan Moral Cerita anak  tentang Nabi Ibrahim dan api berikut :
bisa menginspirasi si kecil untuk melawan rasa takut. Sekarang, setiap kali si kecil merasa takut, ingatkan mereka untuk mengatakan HasbunAllah seperti Ibrahim ya.

https://www.ruangmom.com/cerita-anak-islami.html